Tempat Wisata di Bali yang Mewakili Kebhinekaan

admin   March 29, 2017   Comments Off on Tempat Wisata di Bali yang Mewakili Kebhinekaan

Wisata baliBali dikenal sebagai provinsi dengan mayoritas penduduk beragama Hindu. Namun seperti halnya di provinsi lain di Indonesia, masyarakat Bali juga menganut berbagai agama. Tahukah Anda jika salah satu tempat wisata di Bali, tepatnya di Nusa Dua menawarkan tempat yang mewakili keragaman agama di Indonesia, bahkan tempat ini pernah dikunjungi oleh rombongan Raja Salman awal Maret lalu. Tempat apakah itu? Berikut ulasannya.

Menemukan Keragaman pada Tempat Wisata di Bali

Puja Mandala, merupakan tempat yang mungkin belum diketahui banyak orang. Padahal, tempat ini merupakan tempat yang sangat menarik yang tidak banyak dimiliki tempat-tempat di Indonesia. Tempat ini menawarkan wisata religi bagi pemeluk 5 agama di Indonesia, yakni Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, dan Budha. Tempat wisata di Bali ini benar-benar menunjukkan toleransi antar umat beragama, serta keragaman yang dimiliki oleh bumi Nusantara. Bagaimana tidak, terdapat 5 tempat ibadah seperti Masjid Ibnu Batutah untuk umat Islam, yang berdampingan dengan 4 rumah ibadat lain seperti Gereja Kristen Bukit Doa yang diperuntukkan bagi umat Protestan, Gereja Bunda Maria Segala Bangsa sebagai rumah ibadat umat Katolik, Pura Jagat Natha bagi umat Hindu, serta Vihara Budina Ghuna yang ditujukan untuk umat Budha. Kompleks wisata religi ini sangat unik, hingga tidak heran beberapa waktu yang lalu, rombongan Raja Salman dari Arab Saudi melaksanakan sholat di masjid yang terdapat di kawasan ini.

Kawasan Puja Mandala yang berdiri di atas tanah seluas 2 hektar ini mulai dibangun tahun 1994 dan diresmikan tahun 1997 oleh Menteri Agama saat itu, bapak Tarmidzi Taher. Saat itu, baru terdapat 3 komplek rumah ibadat, yakni satu masjid dan dua gereja. Baru pada tahun 2000-an, pura dan vihara selesai dibangun. Meskipun awalnya didirikan karena kurangnya masjid di kawasan Nusa Dua, namun saat ini sebagai tempat wisata di Bali, kini Puja Mandala tidak hanya dijadikan ibadah umat Islam saja, bahkan menjadi simbol kerukunan antar umat beragama di Indonesia.

Related posts: